ISOLASI ASAM OKSALAT DARI SEKAM PADI DENGANREAKSI OKSIDASI ASAM NITRAT

Authors

  • Lili Sutarli

Abstract

Salah satu cara untuk mengatasi limbah ion Cr(VI) yaitu dengan menggunakan fotoreduksi yang menggabungkan cahaya UV dengan bahan semikonduktor sebagai fotokatalis. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan kajian fotoreduksi logam ion Cr(VI). Fotokatalis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu fotokatalis asam oksalat dari sekam padi. Asam oksalat merupakan turunan dari asam karboksilat yang mengandung 2 gugus karboksil yang terletak pada ujung-ujung rantai karbon yang lurus yang mempunyai rumus molekul C2H2O4 dan asam oksalat mampu dijadikan sebagai fotokatalis pada proses fotoreduksi. Pengaruh katalis asam oksalat dari sekam padi terhadap efektivitas fotoreduksi ion Cr(VI) telah diteliti. Proses fotoreduksi ion Cr(VI) dilakukan dalam suatu sistem reaktor tertutup (sistem batch) yang dilengkapi dengan lampu UV. Dalam penelitian ini dipelajari pengaruh konsentrasi NaOH dan CaCl2 pada sintesis asam oksalat dari sekam padi dan pengaruh massa asam oksalat dan sinar UV terhadap efektivitas fotoreduksi ion Cr(VI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH dan CaCl2 mempengaruhi hasil dari massa asam oksalat, untuk konsentrasi NaOH hasil massa optimum sebesar 0,7686 g dengan konsentrasi NaOH sebesar 2,5 M dan untuk konsentrasi CaCl2 hasil massa optimum sebesar 0,7905 g dengan konsentrasi CaCl2 sebesar 1 M. Pengaruh massa asam oksalat dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Cr(VI) yaitu massa optimum 30 mg hasil fotoreduksi sebesar 97,74 %. Sedangkan untuk efektivitas fotoreduksi ion Cr(VI) lebih bagus menggunakan sinar UV pada proses fotoreduksinya dengan hasil sebesar 97,74 % dibandingkan tanpa menggunakan sinar UV dengan hasil 66,84 %.

Downloads

Published

2025-06-14