Biosorpsi Ion Logam Cr(Vi) Dalam Limbah Batik CairDengan Memanfaatkan Kulit Buah Naga Dan PembuatanRancangan Filtrasinya
Abstract
Peminat batik di Indonesia dan global saat ini sangat pesat sehingga membuat industri batik
semakin banyak. Salah satu kabupaten penghasil batik adalah Banyuwangi. Pembuatan batik cair
akan menghasilkan limbah yang merusak keseimbangan lingkungan dan berbahaya bagi tubuh
makhluk hidup jika dibuang secara langsung ke lingkungan. Limbah batik cair memiliki
kandungan logam berat yang berbahaya seperti Cr Cd, Ni, Cu, dan Pb. Jenis Ion logam yang
bersifat toksik salah satunya adalah ion logam Cr(VI). Limbah batik cair memiliki kadar ion
logam Cr(VI) sebesar 4,6 mg/L. Kadar tersebut jauh melebihi ambang batas mutu yaitu 0,5 mg/L.
Oleh karena itu diperlukan untuk mengurangi kadar logam tersebut dengan cara adsorpsi
menggunakan bahanbahan biologis atau disebut dengan biosorpsi. Biosorpsi ion logam Cr(VI)
dengan kulit buah naga yang digunakan dalam penelitian ini. Adsorpsi ion logam Cr(VI) dilakukan
dengan 4 variasi yaitu pH, waktu kontak, kapasitas dan karateristik adsorben. Hasil penelitian
didapatkan pH optimum, waktu optimum, kapasitas maksimal dan karakteristik adsorben.
Rancangan filtrasi limbah batik dibuat dengan memanfaatkan kulit buah naga. Adanya karya tulis
ini diharapkan menjadi solusi mengatasi limbah batik di Banyuwangi.






