HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES PADA IBU PRIMIPARA DI PMB SAHARA DESA SARMULYO CLURING KABUPATEN BANYUWANGI
Keywords:
Husband Support, Post Partum, Post Partum BluesAbstract
Postpartum blues merupakan kesedihan atau kemurungan setelah melahirkan,
biasanya hanyamuncul sementara waktu yakni sekitar dua hari hingga sepuluh
harisejak kelahiran bayi. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan dukungan suami dengan kejadian post partum blues di Praktik
Mandiri Susilowati Nur anggraini, Desa Sarmulyo Cluring Kabupaten
Banyuwangi Tahun 2021. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021
hingga Januari 2022 di Praktik Mandiri Bidan Susilowati, Desa Sarmulyo
Cluring Kabupaten Banyuwangi. Metode penelitian adalah Analitik dengan
desain Cross Sectional. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Desember
2021 - Januari 2022. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu post partum
yang berkunjung dan memeriksakan di Praktik Mandiri Bidan Susilowati.
Teknik pengambilan sampel berjumlah 25 orang ibu post partum. Berdasarkan
out put test statistics uji statistik nonparametrik menggunakan uji Chi-square
dengan SPSS diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000, maka dapat
disimpulkan bahwa Haditerima yang artinya ada hubungan dukungan
suamidengan kejadian Post Partum Blues pada ibu primipara di Praktik
Mandiri Bidan Susilowati, Desa Sarmulyo Cluring Kabupaten Banyuwangi
Tahun 2021. Setelah dilakukan uji korelasi didapatkan nilai pearson Chi-square
value sebesar 20,833 yang artinya ada pengaruh dukungan suami terhadap post
partum pada ibu primipara kuat dan karena nilanya positif maka pengaruhnya
searah. Dukungan suami dan peran petugas kesehatan sangat dibutuhkan oleh
para ibu dalam mengahadapi persalinan, dengan adanya dukungan dari orangorang terdekat ibu mampu melewati masa-masa berat persalinan sehingga
angka kejadiandepresi pada ibu bersalin dapat ditekan.
