ANALISIS STRUKTUR SEMANTIK VERBA ‘JATUH’ DALAM BAHASA OSING BANYUWANGI

ANALISIS STRUKTUR SEMANTIK VERBA ‘JATUH’ DALAM BAHASA OSING BANYUWANGI

Authors

  • Yunita Antasari
  • Widhya Putriana

Keywords:

osing, bahasa osing, polisemi, metabahasa semantik alami, msa, banyuwangi

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami makna sebenarnya dari kata kerja leksikal "jatuh" dalam bahasa Osing (Banyuwangi). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi informan dari wilayah Banyuwangi di Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif/kualitatif. Teori yang digunakan dalam analisis ini adalah teori Metabahasa Semantik Alami (MSA). Kata kerja "jatuh" menggambarkan tindakan fisik di mana suatu objek bergerak ke bawah karena gravitasi. Kata kerja "jatuh" dengan polisemi komposisional merujuk pada tindakan melepaskan, menurun, atau meluncur ke bawah dengan cepat, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Dengan menggunakan teknik parafrase, diketahui bahwa kata kerja "jatuh" memiliki makna yang sama atau berbeda tergantung pada prinsip semantik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kata kerja "jatuh" dalam bahasa Osing dapat diuraikan menjadi beberapa leksikon seperti: tibok, ndlosor, ngglimpang, kejungkel.

Downloads

Published

2025-02-28